Perkuat Stabilitas Daerah, Bakesbangpol Kabupaten Bogor Bekali Ormas Mediasi Konflik dan Bantuan Hukum

Pemerintahan56 Dilihat

KAB. BOGOR –  GERBANG  WARTA  INDONESIA  //  Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) terus memperkuat stabilitas daerah melalui peningkatan kapasitas organisasi kemasyarakatan (ormas) dalam menghadapi berbagai dinamika sosial. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Coffee Morning Pemerintah Daerah bersama Organisasi Kemasyarakatan (COMPAS) yang berfokus pada penguatan kemampuan penyelesaian konflik, keterampilan mediasi, serta pemahaman bantuan hukum.

Kegiatan ini mengusung tema “Penguatan Kapasitas Organisasi Kemasyarakatan dalam Penyelesaian Konflik, Keterampilan Mediasi dan Negosiasi Bantuan Hukum,” sebagai bentuk respons terhadap meningkatnya kompleksitas persoalan sosial di tengah masyarakat yang memerlukan pendekatan penyelesaian yang tepat, cepat, akurat, dan berkeadilan.

Pelaksanaan kegiatan berlangsung selama dua hari, yaitu pada hari Senin dan Selasa, 27–28 April 2026, bertempat di Ole Suites Hotel & Cottage, Sentul, Kabupaten Bogor, dengan melibatkan 200 peserta organisasi kemasyarakatan yang terbagi dalam dua angkatan. Para peserta berasal dari berbagai kelompok ormas, mulai dari organisasi kepemudaan, keagamaan, sosial, hingga profesi, yang memiliki peran strategis dalam menjaga harmoni kehidupan bermasyarakat di Kabupaten Bogor.

Penyelenggaraan kegiatan tersebut dikoordinasikan oleh Bidang Ketahanan Ekonomi, Sosial, Budaya, Agama, dan Organisasi Kemasyarakatan, yang dipimpin oleh Tubagus Lucky Surya Gunawan, S.KM, sebagai bagian dari upaya penguatan ketahanan sosial berbasis partisipasi masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini tidak hanya menjadi forum komunikasi antara pemerintah daerah dengan ormas, tetapi juga dirancang sebagai sarana peningkatan kapasitas ormas yang aplikatif dan berbasis kebutuhan nyata di lapangan. Para peserta mendapatkan pembekalan dari narasumber yang kompeten, yakni dari Kejaksaan Negeri dan Perhimpunan Advokat Indonesia, yang menyampaikan materi tentang teknik penyelesaian konflik, strategi mediasi, keterampilan negosiasi, serta pemahaman mengenai mekanisme bantuan hukum.

Materi yang diberikan menitik beratkan pada penguatan kemampuan praktis organisasi kemasyarakatan dalam menangani konflik secara persuasif, dialogis, dan berbasis hukum, sehingga mampu mencegah eskalasi konflik serta menciptakan penyelesaian yang berkelanjutan di tengah masyarakat.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Bogor, Ferdinando Selmi Pardede, S.Ip., M.Ap, menegaskan bahwa penguatan kapasitas organisasi kemasyarakatan merupakan langkah strategis dalam menjaga stabilitas daerah secara menyeluruh.

“Organisasi kemasyarakatan memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas daerah. Oleh karena itu, penguatan kapasitas dalam hal mediasi konflik, komunikasi, serta pemahaman bantuan hukum menjadi sangat penting agar ormas dapat memposisikan diri sebagai mediator dalam penyelesaian setiap permasalahan di masyarakat dengan strategi yang tepat, cepat, dan akurat sehingga permasalahan yang terjadi tidak berkembang menjadi konflik yang lebih besar di masa yang akan datang” ujarnya.

Selain itu, Kepala Bidang Ketahanan Ekonomi, Sosial, Budaya, Agama, dan Organisasi Kemasyarakatan, Tubagus Lucky Surya Gunawan, S.KM, menyampaikan bahwa kegiatan ini dirancang untuk memberikan bekal yang konkret dan aplikatif bagi organisasi kemasyarakatan. Sehingga keberadaannya dapat memberikan kontribusi positif dalam Pembangunan diseluruh wilayah Kabupaten Bogor.

Selama kegiatan berlangsung, peserta terlibat aktif dalam diskusi interaktif, pembahasan studi kasus, serta simulasi penanganan konflik yang mencerminkan kondisi nyata di lapangan. Pendekatan ini memberikan pengalaman praktis yang dapat langsung diterapkan oleh organisasi kemasyarakatan dalam kehidupan bermasyarakat.

Selain itu, kegiatan menjadi sarana untuk memperkuat jejaring antar organisasi kemasyarakatan, sehingga tercipta kolaborasi yang lebih solid dalam menghadapi berbagai tantangan sosial di wilayah Kabupaten Bogor. Sinergi yang terbangun diharapkan mampu mendukung sistem deteksi dini serta penanganan konflik secara cepat dan tepat di tingkat masyarakat.

Melalui kegiatan ini, Bakesbangpol Kabupaten Bogor berharap agar fungsi organisasi kemasyarakatan sebagai penyalur aspirasi, pemberdayaan Masyarakat, pelayanan sosial, kontrol sosial, pemeliharaan persatuan dan sarana komunikasi dapat tercapai dan seiring sejalan dengan kebijakan pembangunan yang telah ditetapkan oleh pusat dan daerah.

@  PUBLIKASI / Herta

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *