Tirta Kahuripan Perkuat Kesiapan Pelayanan Jelang Ramadhan

Pemerintahan25 Dilihat

KAB.  BOGOR  –  GERBANG  WARTA   INDONESIA   //  Cibinong, 13 Februari 2026, Menjelang  bulan  suci  Ramadhan 1447 H/2026 M, Perumda  Air Minum Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor melakukan rapat koordinasi internal  membahas  kesiapan  teknis  untuk menjamin pasokan air bersih tetap maksimal.  Meskipun jadwal loket pelayanan sedikit berubah selama Ramadhan namun petugas  teknik  tetap  siaga  24 jam jika terjadi gangguan pengaliran.

Direktur Umum Perumda Air Minum Tirta Kahuripan, Abdul Somad, menyatakan  bahwa  pegawai  Perumda Air Minum Tirta Kahuripan berkomitmen memberikan pelayanan  yang  responsif meskipun dalam  keadaan  berpuasa, mulai  dari  loket pelayanan sebagai  frontliner  hingga  Tim Reaksi Cepat penanganan gangguan pengaliran.

“Pelayanan loket pembayaran Perumda Air Minum Tirta Kahuripan buka dari jam 08.00 – 12.00 WIB bagi pelanggan yang ingin membayar  secara langsung  sedangkan  pelayanan  pengaduan  buka  dari jam 08.00 – 13.30 WIB, sedangkan di luar jam tersebut  tidak  usah  khawatir  karena  bisa melalui aplikasi  MyKahuripan  yang  lebih mudah dan  lebih cepat.” Tegas  Abdul  Somad.

Dan  sehubungan  wilayah  Kabupaten  Bogor masih  berstatus  siaga  cuaca ekstrem  hingga  bulan  Maret 2026. Potensi gangguan pengaliran akibat putusnya pipa akibat longsor,  banjir  bandang  yang  merendam  instalasi  pengolahan  air, tingkat kekeruhan  air  sungai  tinggi diambang  batas hingga limbah dan sampah yang terbawa arus banjir menjadi  isu yang  sering kali  menyulitkan petugas  instalasi.

Untuk  diketahui, produksi  air bersih di instalasi  pengolahan  air sangat  tergantung  pada  kondisi sungai sebagai air baku. Setiap perubahan kualitas maupun kuantitas air sungai  secara langsung mempengaruhi proses produksi, contohnya jika kekeruhan dan debit  air baku melampaui ambang batas desain instalasi maka proses pengolahan  membutuhkan  dosis  bahan  kimia lebih tinggi dan waktu pengendapan lebih lama. Bahkan  dalam  kondisi  ekstrem, terpaksa menurunkan kapasitas produksi untuk menjaga  mutu air sesuai  standar kesehatan.

“Oleh sebab itu, kami mohon pengertiannya jika terjadi gangguan pengaliran  yang  disebabkan oleh alam seperti longsor yang merusak jaringan pipa maupun air baku  sungai  yang  tidak  bisa  diolah. Dan kamipun mengajak kesadaran pelanggan untuk  membiasakan  menampung  air  di torent maupun bak penampungan sebagai cadangan  air bersih sementara petugas teknis kami terus berusaha melakukan normalisasi  pengaliran ” tutupnya.

Dengan berbagai  langkah kesiap  siagaan ini, Perumda Air  Minum Tirta Kahuripan  berharap  dapat memberikan pelayanan air bersih yang andal dan pelanggan  dapat  menjalankan ibadah di Bulan Ramadhan  dengan  khusyuk.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *